Dikutip dari PIJARNEWS. COM — Sebanyak 60 siswa-siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD-IT) sudah masuk sekolah di hari pertama tahun ajaran 2018. Sekolah swasta yang memadukan pelajaran agama Islam dengan pelajaran umum ini terletak di Jalan Atletik, dekat pemancar radio pantai, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Pantauan Pijarnews di hari pertama sekolah di SD IT Andalusia, sejumlah siswa enggan ditinggalkan oleh pengantarnya. Seperti Ayah, Ibu, Bibi, Paman, Kakek, Nenek dan Kakaknya. Mereka merengek hendak ditemani hingga pulang sekolah.

Setelah dirayu oleh tim pengajar, sebagian siswa ini akhirnya bisa ikut belajar bersama teman- temannya dan meloloskan pengantarnya pulang untuk beraktivitas.

Salah seorang pengajar, Nasir mengatakan, empat hari ke depan siswa baru SD-IT akan menjalani kegiatan Masa Orientasi Sekolah (MOS). Siswa masuk pada pukul 7.30 wita dan pulang pukul 11.30 wita.

Ketua Yayasan Andalusia, H Andi Rahman Saleh yang akrab disapa Arsal mengatakan, Sekolah Dasar Islam Terpadu ini sudah angkatan kedua.

“Angkatan pertama satu kelas dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Sedangkan angkatan kedua ini diterima dua kelas karena tingginya animo masyarakat. Tahun 2018 ini, kami hanya menerima 60 siswa yang dibagi dalam dua kelas,” kata Mantan Anggota DPRD Parepare ini.

Kelebihan dari SD IT Andalusia ini, lanjut Arsal, karena seluruh siswa SD IT akan menjalani tes STIFin. Tes ini yang bisa memetakan karakter dan kepribadian siswa dalam menerima pelajaran.

Bukan hanya itu, tim pengajar juga akan memperoleh gambaran mengenai metode mendidik anak tersebut sesuai dengan karakter dan kepribadiannya. Salah satu konsultan pendidikan yang kini mendampingi SD IT yakni DR Benny Al Farizi S.Pd, MM.

Dalam sebuah kegiatan pertemuan tim pengajar dengan orang tua siswa di Gedung Muslinda Eks 202 Parepare, Benny menyampaikan beberapa tips dalam membina anak. (*)